Lokakarya 2
Dalam memfasilitasi kegiatan Lokakarya 2 pada tanggal 3 Desember 2022, BGP Sulawesi Tengah berkolaborasi dengan dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Palu. Peserta kegiatan yaitu Calon Guru Penggerak yang didampingi oleh masing-masing pengajar praktik dalam kelas A1, Bu Erlinah, Bu Erlita dan Bu Leni Anggraeni yang telah dikelompokkan Lokakarya 2 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 6 dilaksanakan kembali di SDN 15 Kota Palu dengan kelompok yang sama di lokakarya pertama.
Kegiatan dimulai seperti lokakarya sebelumnya dimulai pada pukul 08.00 sampai pukul 16.00 Wita, terdiri dari sesi-sesi yang telah tersusun di moderasi kegiatan lokakarya.
Sesi pertama, pembukaan dengan aktivitas pembukaan, ice breaking, penjelasan tujuan, agenda dan kesepakatan belajar
Sesi kedua, presentasi perkembangan dan umpan balik Prakarsa perubahan level diri (aksi nyata 1.3).PP memandu CGP dalam 3 kelompok. Pembagian kelompok dilakukan secara acak dengan cara berhitung 1-3. Tiap kelompok didampingi oleh 1 PP. Dalam kelompok tiap CGP diberi waktu 20 menit yakni 10 menit untuk mempresentasikan Prakarsa perubahannya dan 10 menit berikutnya rekan CGP lain diberi kesempatan untuk menanggapi berupa masukan/saran membangun.
Sesi ketiga yakni presentasi dan umpan balik rencana penyampaian penerapan disiplin positif (aksi nyata 1.4). Pada sesi ini masih dalam kelompok yang sama, masing-masing CGP diminta untuk mengisi LK tentang rencana penyampaian penerapan disiplin positif, kemudian menempelkan rencana tersebut didinding. CGP lain diminta untuk menuliskan pertanyaan ataupun masukan pada post it berwarna orange.
Sesi keempat, istirahat, Sholat dan makan siang yang telah disiapkan oleh panitia.
Sesi kelima dengan topik reviu singkat keyakinan kelas dan segitiga restitusi. PP memberikan kuis dengan mengajukan pertanyaan untuk mengingat kembali pemahaman tentang keyakinan kelas, nilai-niai kebajikan dan universal.
Sesi keenam, CGP dibagi menjadi 3 kelompok terdiri dari 5 orang dengan aktivitas praktik keyakinan kelas. CGP diminta untuk merefleksikan kegiatan praktik keyakinan kelas tersebut dengan dengan 3 panduan pertanyaan.
Sesi ketujuh yakni praktik segitiga restitusi. Pada sesi ini, CGP dibagi lagi menjadi 5 kelompok, dimana masing-masing kelompok terdiri dari 3 orang. Pembagian kelompok ini dilakukan dengan cara berhitung 1-5. Tiap-tiap kelompok diberikan 3 kasus yang sama. Tiap CGP ada yang berperan sebagai guru, murid dan observer berdasarkan panduan mereka melakukan praktik segitiga restitusi secara bergantian, dimana tiap kasus diberikan waktu 15 menit.
Sesi kedelapan adalah penutupan dengan aktivitas belajar antara lain refleksi hasil belajar dan penutupan (berdoa dan foto bersama) semua kegiatan pada sesi ini dilakukan secara pleno.
Produk yang dihasilkan adalah Rencana terkait prakarsa perubahan yang terbaru level diri yang sudah diberikan umpan balik oleh Calon Guru Penggerak maupun Pengajar Praktik dan Rencana strategi penyampaian disiplin positif di kelas dan konteks sekolah yang sudah diberikan umpan balik oleh Calon Guru Penggerak lain.
Ketercapaian tujuan belajar, Alhamdulillah lokakarya 2 ini berjalan lancar sesuai dengan harapan, CGP memahami visi untuk perubahan lingkungan belajar dimulai dengan merancang visi Prakarsa perubahan, menerapkan disiplin positif dengan keyakinan kelas, membiasakan melakukan segitiga restitusi pada murid di sekolahnya.
Kesimpulan dan Refleksi pembelajaran, CGP telah memahami bagaimana berefleksi dengan diakhir sesi dengan menyebutkan kesimpulan yang sangat berarti dapat mempraktikan keyakinan kelas dan segitiga restitusi dengan sangat baik. CGP dalam kelas kami memahami materi dan topik yang telah disampaikan dan didiskusikan bersama.
Komentar
Posting Komentar