Lokakarya 1
Lokakarya 1 pendidikan guru penggerak angkatan 6 Kota Palu dilaksanakan di SDN 15 Palu Jl. Letjen Soeprapto no.55, Besusu Tengah, Keacamatan Palu Timur Kota Palu pada hari Sabtu tanggal 29 Oktober 2022. Dalam lokakarya ini terdiri dari 4 kelas, 1 kelas terdiri dari 3 kelompok CGP bersatu dalam 1 ruangan kelas, 3 Pengajar Praktik, Bu Leni Anggraeni, Bu Erlita dan Bu Erlinah dan 12 orang CGP dalam kelas kami yang berada di lantai 2. Materi kali ini adalah pengembangan komunitas praktisi.
Lokakarya 1 membawa
nuansa berbeda diantara CGP karena baru bisa bertatap muka langsung dengan CGP
lainnya walaupun selalu dipersatukan dalam satu aktivitas daring, ruang
kolaborasi dengan fasilitator yang sama,. Kami berkumpul di sebuah aula namun
akhirnya diarahkan kembali ke kelas masing-masing dan kegiatan dimulai pada
pukul; 07.30-08.00, registrasi oleh panitia.
Kami berbagi peran
memandu sesi, pada pukul 08.00-08.45 dengan aktivitas pembukaan
dan perkenalan, tujuan dan kesepakatan belajar.. Pada sesi pertama ini
diberikan tujuan menjelaskan hubungan mindset pemimpin pembelajaran di
konteks sekolah, mengetahui pentingnya komunitas praktisi baik untuk diri
sendiri dan lingkungan belajar, memetakan manfaat dan area kontrol di komunitas
praktisi yang sudah ada, mengaitkan komunitas praktisi yang sudah ada untuk
mewujudkan filosofi, nilai dan peran guru penggerak. Setelah itu Pengajar
Praktik memandu membuat membuat kesepakatan belajar. Kemudian dilanjutkan
denagn sebuah Ice breaking, Perkenalan dengan PP, perkenalan dengan anggota
lain dengan main tebak nama. CGP sangat senang dan penuh semangat.
Pada sesi kedua yaitu
latihan kepemimpinan dengan permainan memakai bola berwarna dari plastik,
dibagi 4 kelompok. CGP merasa senang dengan game ini, mereka mengingat masa
kecil yang menyenangkan Dalam permainan ini ada hal yang menarik untuk
didiskusikan yaitu nilai yang ada dalam
permainan tersebut yaitu kejujuran, kekompakan, kerjasama, tertib. Semua
anggota memiliki perannnya masing-masing. Begitu juga dengan seorang pemimpin
harus dapat menggunakan kekuatan yang ada, setiap individu di sebuah komunitas
memiliki kekuatan masing-masing.Bagaimana seorang pemimpin menjadikan kekuatan
yang ada untuk meraih tujuan atau visi bersama.
Aktivitas sesi ketiga
yaitu membuat tugas di kelompok yaitu kelompok 1 nilai-nilai guru penggerak,
kelompok 2 peran guru penggerak, kelompok 3 kompetensi guru penggerak. Setiap
kelompok membacakan tugasnya masing-masing. kemudai diberikan umpan balik dari
kelompok lain. Mulai terlihat CGP memberikan komunikasi yang cukup baik.
Setelah itu
dilanjutkan sesi keempat yaitu membuat tantangan yang dihadapi selama
satu bulan. Ditulis oleh setiap CGP. Menuliskan di kertas note yaitu:1.
Relasi guru dan siswa. 2. Relasi guru dan pihak sekolah. 3. Mengajar dengan
cara yang menarik. Setelah menuliskan setiap orang menempelkan di kertas yang
tempelkan di depan. Setelah itu mendiskusikan dalam kelompok untuk mencari
solusi dari tantangan yang ditulis tersebut.
Pada puku;l 11.15-12.00 memasuki sesi kelima yaitu refleksi dan manfaat Komunitas Praktisi. Diperkenalkan dengan Komunitas Praktisi. yang memiliki tujuan yaitu : 1.Mengedukasi anggota dengan mengumpulkan dan berbagi informasi yang berkaitan dengan masalah dan pernyataan tentang praktik pengajaran dan pembelajaran. 2.Memberi dukungan pada anggota melalui interaksi dan kolaborasi. 3.Mendampingi anggota untuk memulai dan mempertahankan pembelajaran mereka. 4. Mendorong anggota untuk menyebarkan capaian anggota melalui diskusi dan berbagi. 5. Mengintegrasikan pembelajaran yang didapatkan dengan pekerjaan sehari-hari.
Pada sesi keenam
yaitu mengidentifikasi komunitas praktisi yang sudah dilakukan
oleh CGP. Setelah itu menganalisa pemetaan komunitas praktisi. Menganalisa
peran dan manfaat dari komunitas praktisi yang diikuti. Membuat manfaat dan
yang perlu ditingkatkan dari komunitas praktisi. CGP berdiskusi dengan
kelompok yang telah dibagi sebelumnya dan menjelaskan masing-masing komunitas
praktisi yang mereka coba rintis di sekolah masing-masing.
Sesi terakhir
yaitu wisata belajar pada pukull 14.30-15.15,. Membuat kesan yang
dapat diambil dari kegiatan lokakarya dalam satu kalimat. Indahnya
berkolaborasi dengan CGP hebat dari Kota Palu. Refleksi : yang perlu
ditingkatkan adalah aktif untuk berbagi dengan komunitas praktisi. Selalu
reflektif dari setiap kegiatan yang dilakukan. Semoga untuk kegiatan lokarya
selanjutnya semakin seru, dan menyenangkan.. Kegiatan wisata belajar,
refleksi dan penugasan, penutupan. setelah pukul 15.15-16.00 panitia BGP
mengunjungi kelas dengan penyelesaian administrasi.
Komentar
Posting Komentar