Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

3.3.a.9. Koneksi Antarmateri - Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

Gambar
  Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid           Sekolah sebagai suatu komunitas memiliki potensi/asset/kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung keberlangsungan dan kamajuan sekolah. Asset/kekuatan tersebut berkontribusi terhadap kesuksesan program yang dijalankan sekolah. program-program yang mengedepankan kepentingan murid atau program yang berdampak pada murid. program yang dijalankan sekolah merupakan program yang sifatnya berkelanjutan. Program yang diselaraskan dengan kekuatan atau asset yang dimilki sekolah.            Program yang disesuaikan dengan visi dan misi sekolah. Setiap program yang dilaksanakan pasti melalui tahapan-tahapan dari mulai perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, rencana tindak lanjut dan perbaikan. Perencanaan yang matang akan menetukan keberhasilan dan kesuksesan dari program tersebut. Rencana sebagai langkah awal akan menuntun langkah-langkah selanjutnya yang megarahkan ter...

3.3.a.7. Demonstrasi Kontekstual_Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

Gambar
 3.3.a.7. Demonstrasi Kontekstual_Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid Ketika aku bermimpi sendiri, itu hanyalah sebuah mimpi. Ketika kita bermimpi bersama, itu adalah awal sebuah kenyataan. Ketika kita bekerja bersama, mengikuti mimpi kita, itu adalah penciptaan surga di dunia. Setelah Anda mempelajari bagaimana membuat program yang berdampak pada murid dengan tahapan 5 D (BAGJA), melakukan monitoring dan evaluasi serta mempertimbangkan manajemen risiko, bagaimanakah Anda membuat perencanaan program yang berdampak pada murid? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, buatlah rancangan pengelolaan program yang berdampak untuk murid dengan melibatkan rekan guru di sekolah Anda dengan menerapkan semua pengetahuan yang telah diperoleh. Rancangan program diharapkan dapat memenuhi unsur-unsur berikut: tujuan program yang berorientasi pada peningkatan kompetensi murid (misalnya kepemimpinan/literasi/toleransi, dll); menggambarkan ide-ide baru dan dapat diterapkan dengan mudah. Tujuan ...

3.2.a.9. Koneksi Antar Materi - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

Gambar
          Sebagai seorang pemimpin baik di kelas maupun di sekolah, kita harus mampu mengidentifikasi dan mengelola segala sumber daya (aset) yang dimiliki oleh sekolah untuk dapat dijadikan sebagai keunggulan sekolah dalam rangka mendukung perwujudan visi dan misi sekolah. Sekolah dapat dikatakan sebagai suatu ekosistem karena di sanalah terjadi suatu interaksi dan timbal balik positif antara unsur hidup atau factor biotik dengan unsur tak hidup atau abiotic. Interaksi yang menciptakan keselarasan seluruh elemen yang terdapat di lingkungan ekosistem atau sekolah. interaksi yang saling membutuhkan dan keterikatan satu sama lainnya, serta saling mempengaruhi.            Ada unsur peserta didik, kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, pengawas/komite sekolah, orang tua, masyarakat lingkungan sekolah sebagai factor biotik dan unsur finansial, sarana prasarana sebagai factor abiotic. Selama ini kekurangan dan masalah se...